Manfaat Buah Delima untuk Masalah Kesehatan

buah delima

Dalam agama Hindu, buah Delima melambangkan kemakmuran dan kesuburan. Ada lebih dari 760 jenis buah Delima yang terdapat di muka bumi kita ini. Buah Delima merupakan sumber alami vitamin A, C, E, asam folat dan potassium. Sebagai tambahan, buah Delima juga merupakan sumber asam amino, zat besi, vitamin B5, B3 atau Niacin yang baik. Untuk mendapatkan nutrisi maksimal dari buah Delima, makan biji buah Delima selagi segar dan banyak air karena sebagian serat yang bermanfaat berasal dari biji buah Delima. Buah Delima yang berharga ini mengandung antioksidan yang setara dengan teh hijau dan anggur merah. Bahkan buah Delima mempunyai kekuatan antioksidan yang melebihi jus cranberry. Disamping memiliki antioksidan, buah Delima juga memiliki sifat anti-virus. Kandungan vitamin yang tinggi selain antioksidan dapat memelihara  dan meningkatkan daya tahan tubuh. Buah Delima merupakan salah satu dari beberapa jenis buah yang jus dan bijinya sama-sama menguntungkan bagi kesehatan kita. Dari sifat dan nutrisi yang dimiliki buah Delima membuat buah Delima sebagai obat alternatif untuk mengatasi berbagai keluhan penyakit di dalam rumah.

Buah Delima dikatakan dapat membantu menurunkan resiko penyakit jantung, resiko kanker, mengurangi kolesterol dan mengatur berat badan Anda. Buah Delima membantu banyak orang untuk tetap awet muda dan kulit bercahaya. Konsumsi buah Delima setiap hari dapat membantu menurunkan resiko terkena infeksi virus salama musim dingin. Konsumsi jus buah Delima secara teratur juga dapat mencegah plak gigi secara efektif.

Memakan biji buah Delima yang manis dapat membantu menghilangkan stress dan rasa lelah tubuh dan jantung wanita hamil. Minum jus Delima manis dan asam dikatakan dapat mengontrol dan menghentikan muntah pada wanita hamil. Jus buah Delima juga dikatakan dapat menghilangkan panas yang berlebih dari tubuh kita terutama mata. Asam urat juga dapat dikontrol dengan mengkonsumsi biji buah Delima.

Terlepas dari biji buah Delima, kulit buah, bunga, kulit akar dan kulit batang Delima juga memiliki khasiat obat. Namun ada satu kelemahan bahwa kandungan fruktosa alami dalam Delima mengandung 53 gram karbohidrat per porsi dan 234 kalori. Ini berarti bahwa seseorang sangat mudah memperoleh terlalu banyak karbohidrat dalam diet yang mengkonsumsi buah Delima setiap hari.

Berikut ini manfaat buah Delima untuk masalah kesehatan yang berbeda:

  • Penyakit Jantung

Dalam beberapa uji klinis manusia, jus Delima ditemukan efektif mengurangi beberapa faktor resiko jantung. Jus delima mengurangi kolesterol jahat (LDL), meningkatkan kadar oksigen ke jantung dan mencegah terbentuknya plak di arteri. Jus delima dapat meningkatkan aliran darah ke jantung pada orang yang menderita penyakit jantung koroner. Aktioksidan dalam jus delima membantu manjaga kadar kolesterol dalam bentuk yang tidak merusak dan juga dapat mengurangi plak yang telah terbentuk dalam pembuluh darah. Punicalagins merupakan komponen utama yang bertanggung jawab untuk aktioksidan delima dan manfaat bagi kesehatan. Penelitian menunjukkan bahwa konsumsi jus delima setiap hari dapat membantu aliran darah yang normal ke jantung. Karena sifat antioksidannya, buah delima mencegah pembentukan kolesterol jahat sehingga dapat membantu menjaga arteri tetap bersih dari gumpalan. Jus delima mengurangi tingkat keparahan penebalan arteri di antara orang-orang yang menderita atherosclerosis atau pengerasan pada pembuluh darah. Jus delima juga dapat mencegah penyakit jantung pada orang yang belum menderita penyakit jantung.

  • Cegah Kanker

Buah delima kaya akan antioksidan yang melawan kerusakan pada tubuh akibat radikal bebas yang dapat memicu perkembangan sel kanker. Antioksidan diketahui untuk mencegah dan memperbaiki kerusakan DNA yang dapat memicu sel kanker. Jus delima menghancurkan sel kanker payudara tanpa merusak sel-sel sehat. Jus delima juga dapat mencegah pembentukan sel kanker payudara dan juga dapat memperlambat pertumbuhan kanker prostat. Untuk kanker prostat, 8 ons jus delima setiap hari dapat menjaga tingkat PSA stabil dan mengurangi kebutuhan akan perawatan lebih lanjut seperti kemoterapi atau terapi hormon. Konsumsi buah delima dikombinasikan dengan buah dan sayuran lain merupakan kunci untuk memperlambat pertumbuhan sel kanker termasuk kanker paru-paru. Juga delima juga menghambat perkembangan kanker paru-paru.

  • Demam dan Flu

Jumlah kandungan vitamin C dalam buah delima dapat membantu meringankan gejala flu dan demam. Cukup dengan meminum 1 sampai 2 gelas jus delima perhari yang diencerkan dalam satu liter air.

  • Tekanan Darah

Menambahkan jus delima untuk rutinitas harian Anda merupakan cara yang aman dan enak untuk mengurangi tekanan darah Anda. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa minum 1.7 ons jus delima setiap hari dapat menurunkan tekanan darah sistolik sebesar 5 persen.

  • Masalah Kulit

Buah delima menawarkan manfaat bagi kulit bila dioleskan secara langsung ke tubuh dalam bentuk minyak delima yang diperoleh dari biji delima. Hasilnya mengurangi resiko kanker kulit dan memiliki efek anti-penuaan yang kuat bila digunakan secara teratur. Menggunakan minyak delima pada kulit Anda memicu regenerasi sel, menyingkirkan kulit kusam, membiarkan yang baru dan kulit bersinar. Vitamin C berperan dalam produksi kolagen, yang diperlukan untuk kesehatan kulit. Minum segelas jus delima secara teratur dan mengoleskan minyak biji delima membantu menyingkirkan keriput. mengoleskan minyak biji delima meningkatkan elastisitas kulit dan menyembuhkan eksim dan sengatan matahari. Jus buah delima juga dapat dioleskan secara langsung pada kulit yang bermasalah selama setengah jam sebelum mandi untuk kulit terlihat lebih sehat dan diremajakan.

  • Plak Gigi dan Radang Gusi

Aktivitas antioksidan jus delima dapat mencegah dan menghilangkan plak gigi serta memulihkan kesehatan gusi secara optimal. Oleh karena itu obat sederhana untuk plak dan radang gusi adalah dengan menggunakan jus delima sebagai pencuci mulut atau mengunyah satu sendok makan biji delima setelah makan.

  • Manfaat untuk Gangguan Jiwa

Buah delima mencegah dan mengurangi gejala kerusakan otak hipoksia-iskemik. Jus delima atau ekstraknya ditujukan pada wanita yang menderita gejala depresi selama menopause. Buah delima dipercaya dapat menjaga keseimbangan hormon estrogen pada wanita. Oleh karena itu, asupan segelas jus delima atau kapsul ekstrak delima tiap hari dapat membantu masalah PMS dan menopause. Buah delima juga dapat mencegah dan memperlambat penyakit Alzheimer berkurangnya plak amyloid secara signifikan.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *