Obat Diabetes Melitus

Diabetes Melitus (disingkat DM) atau sering disebut dengan penyakit kencing manis atau penyakit gula merupakan penyakit dengan gangguan metabolisme tubuh di mana pankreas dalam tubuh kita tidak dapat menghasilkan hormon insulin lagi atau produksi hormon insulin tidak cukup. Hormon insulin berfungsi mengendalikan kadar gula dalam darah, dan jika hormon insulin tidak diproduksi sebagaimana mestinya maka kadar gula dalam darah akan meningkat drastis dan lama kelamaan akan memicu penyakit diabetes melitus.

Peranan Hormon Insulin

Tubuh kita terdiri dari jutaan sel dan sel-sel ini membutuhkan energi dari gula (glukosa) untuk dapat berfungsi secara normal untuk melakukan berbagai macam aktivitas. Sel-sel ini membutuhkan makanan (gula) dalam bentuk yang sederhana yang dinamakan glukosa. Makanan atau minuman yang masuk akan dipecah dalam bentuk gula sederhana (glukosa) dan akan diangkut melalui aliran darah ke sel-sel tubuh Anda yang diperlukan untuk menghasilkan energi.

Jumlah glukosa dalam darah diatur oleh hormon insulin. Insulin selalu dihasilkan oleh pankreas dalam jumlah kecil. Jika jumlah glukosa dalam darah meningkat ke level tertentu, maka pankreas akan menghasilkan lebih banyak insulin untuk mendorong lebih banyak glukosa ke dalam sel. Ini bertujuan agar kadar gula dalam darah dapat menurun ke level normal.  Untuk menjaga kadar glukosa yang terlalu rendah dalam darah, tubuh Anda akan memberikan sinyal untuk menyimpan glukosa dalam hati.

Tubuh orang penderita diabetes biasanya tidak dapat menghasilkan insulin lagi atau sel-sel dalam tubuh mereka menolak hormon insulin sehingga menyebabkan kadar gula dalam darah meningkat drastis.

Tipe-tipe Diabetes

Diabetes Tipe 1

Diabetes tipe 1 terjadi karena sel pankreas (sel beta) yang memproduksi hormon insulin sudah dihancurkan oleh sistem kekebalan tubuh. Orang penderita diabetes 1 memerlukan suntikan insulin untuk mengontrol gula darah mereka. Diabetes tipe 1 umumnya terjadi pada orang di bawah usia 20, tetapi juga dapat terjadi pada segala usia karena faktor eksternal seperti terlalu banyak konsumsi obat-obatan atau bawaan lahir. Diabetes tipe 1 ini sudah tidak dapat disembuhkan.

Diabetes Tipe 2

Tidak seperti orang penderita diabetes tipe 1, orang penderita diabetes tipe 2 masih dapat menghasilkan insulin walaupun sedikit atau glukosa tidak dapat digunakan oleh sel untuk dijadikan energi. Diabetes tipe 2 merupakan diabetes yang paling sering kita jumpai dan penduduk Indonesia pada tahun 2015 yang menderita penyakit diabetes tipe 2 mencapai 9,1 juta jiwa. Diabetes yang tidak terkontrol biasanya menyebabkan berbagai macam komplikasi seperti kebutaan, gagal ginjal, amputasi, stroke, dll.

Diabetes tipe 2 dapat dikontrol dengan cara hidup sehat seperti olah raga yang teratur, diet, jaga berat badan dan jaga tekanan darah.

Diabetes Gestational

Diabetes tipe ini dipicu oleh kehamilan. Perubahan hormon selama masa kehamilan dapat mempengaruhi kerja hormon insulin sebagaimana mestinya. Kondisi ini terjadi pada sekitar 4% dari keseluruhan kehamilan.

Gejala Penderita Diabetes Melitus

Beberapa gejala klasik penderita diabetes melitus yang harus diwaspadai antara lain:

  • Rasa haus yang meningkat
  • Rasa lapar yang meningkat (terutama setelah makan)
  • Sering buang air kecil
  • Mulut kering
  • Penurunan berat badan secara tiba-tiba (biarpun makan banyak)
  • Lemas, lelah
  • Penglihatan kabur
  • Nafas terasa berat
  • Kehilangan kesadaran (jarang terjadi)
  • Luka yang susah sembuh (susah menutup)
  • Gatal-gatal pada kulit (biasanya di daerah vagina atau selangkangan)
  • Infeksi ragi
  • Mati rasa atau kesemutan pada tangan dan kaki
  • Impotensi atau disfungsi ereksi pada laki-laki

Solusi Bagi Penderita Diabetes Melitus

Jamu tetes soman sangat bagus untuk penderita diabetes melitus karena soman bekerja di dalam sel kita termasuk sel beta pankreas yang menghasilkan hormon insulin untuk mengontrol kadar gula dalam darah.

Apa kelebihan jamu tetes soman dibandingkan dengan obat sintesis?

  • Jamu tetes soman terbuat dari bahan alami yang tidak mengandung bahan kimia, pewarna dan pengawet
  • Jamu tetes soman tidak mengakibatkan efek samping, sangat bagus dikonsumsi jangka panjang
  • Jamu tetes soman bekerja pada semua sel, tidak hanya di pankreas.
  • Jamu tetes soman aman dikonsumsi siapa saja termasuk bayi dan ibu hamil.
  • Jamu tetes soman sudah terdaftar di BPOM, MUI dan mempunyai sertifikat ISO 9001 : 2008
  • Jamu tetes soman dibuat berdasarkan CPOTB (Cara Pembuatan Obat Tradisional yang Benar)
  • Jamu tetes soman telah mendapatkan sertifikat uji klinis dari Rumah Sakit Universitas Gadjah Mada yang telah terbukti dapat menurunkan kadar gula dalam darah kurang lebih 20% selama 1-3 bulan.

Cara minum jamu tetes soman untuk penderita diabetes melitus:

10 tetes 3xsehari, pagi dan siang 1 jam sebelum makan dan malam sebelum tidur, dicampur dengan ½ gelas air putih yang tidak panas!!

Harga Jamu tetes soman Rp. 210,000 perbotol (Ukuran 15ml), untuk pemesanan silahkan hubungi 081263860898 atau pin BB 5BA4DBDE

slide-jamu-tetes-soman

6 Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *